Trading Saham Halal, Begini Peraturan dan Cara Mainnya!

trading saham

Begini cara main trading saham halal menurut MUI. Simak jangan sampai salah!

 

Trading saham halal secara lengkap bisa Anda ketahui informasinya disini bisa seputar hukum dalam bermain saham sehingga tidak ada keraguan lagi dalam melakukannya. Saham merupakan surat berharga yang menampilkan kepemilikan suatu perusahaan. Saham ini ialah salah satu opsi investasi yang lumayan diminati. Salah satu sebabnya karena investasi saham dapat menghasilkan keuntungan yang relatif besar.

Trading saham berbeda dengan investasi saham ya! Trading saham umumnya buat transaksi jual beli jangka pendek, sebaliknya investasi saham, umumnya berorientasi buat jangka panjang dengan melaksanakan analisa terlebih dulu.

Tetapi, banyak orang yang menyangka kalau trading saham yaitu judi atau haram. Apakah benar main saham halal itu ada? Ayo, cari tahu kenyataannya pada uraian berikut.

Hukum Trading Saham Menurut MUI dan Islam

Saat sebelum jauh, terlebih dulu Anda perlu menguasai tentang Investasi saham yang disebut juga dengan pasar modal. Bersumber pada Fatwa DSN Nomor. 40 MUI (Majelis Ulama Indonesia), berikut komentar tentang investasi saham, yaitu :

  1. Transaksi jual beli saham hukumnya yaitu boleh.
  2. Saham – saham yang diperbolehkan yaitu saham perusahaan dagang ataupun perusahaan manufaktur dengan syarat yang benar adanya bukan rekayasa.
  3. Saham boleh dijual serta dijaminkan asalkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, trading halal ataupun haramnya bagi MUI dan Islam yaitu bisa dilihat dari 3 elemen dasarnya, ialah:

  • Transaksi saham
  • Pengelolaan perusahaan
  • Cara penerbitan saham

Bila, ketiga elemen tersebut dijalankan sesuai prinsip syariah ataupun ajaran agama islam, maka trading saham halal serta boleh dilakukan. Tidak hanya itu, untuk saham yang akan diperdagangkan tidak berasal dari sebuah perusahaan yang bergerak di bidang yang haram bagi Islam. Seperti halnya minuman keras, perusahaan kasino, dan lainsebagainya

Tetapi, trading haram, apabila dilakukan dengan metode spekulasi ataupun untung – untungan yang dilarang dalam islam, seperti :

  1. Tujuan utama transaksi buat jual beli
  2. Transaksi yang berlangsung dalam waktu yang terlihat sangat singkat
  3. Transaksi saat harga saham yang naik

Tips Trading Saham Syariah Untuk Pemula

1. Pelajari Analisa Trading Saham

Tidak ada satupun investor yang mau alami kerugian, termasuk Anda, bukan? Maka dari itu, saat sebelum mengawali trading, sangat penting untuk trader untuk menekuni semua hal analisa trading saham supaya investasi yang dilakukan bisa membuahkan hasil yang bagus.

2. Mulai Trading Saham dengan Modal Kecil

Untuk trader saham yang handal serta banyak pengalaman, pastinya akan mengawali dengan modal investasi yang besar. Tetapi, besaran modal investasi tersebut jangan dijadikan patokan Anda buat trading.

Baca juga  Saham Vaksin, Raup Potensi Besar Di Tahun 2022!

Untuk yang baru ingin trading saham syariah, Anda dapat mengawalinya dengan modal investasi yang sedikit ataupun kecil sesuai keahlian finansial Anda. Misalnya saja dengan Rp 200 ribu, Rp 500 ribu dan seterusnya.

3. Gunakan Aplikasi SOTS Untuk Trading Saham Yang Halal

Untuk Anda yang mau trading saham syariah pastinya tidak bisa sembarangan dalam melaksanakan trading karena semua wajib memakai prinsip syariah ataupun sesuai ajaran Islam.

Untuk mempermudah Anda dalam trading saham syariah, Anda dapat memakai aplikasi SOTS ataupun Shariah Online Trading System. Pada aplikasi ini, trader pendatang baru dapat langsung menekuni serta menguasai sistem trading syariah.

4. Pilih Trading Saham Syariah dari Aplikasi DES

Trading syariah, berarti Anda juga wajib memilih saham yang syariah ataupun kebijakan industri memakai ketentuan ajaran Islam. Untuk itu, Anda perlu mengecek profil serta memilih perusahaan syariah.

Terdapat metode instan yang dapat Anda jalani untuk rekomendasi saham syariah, yaitu dengan mengandalkan aplikasi DES (Daftar Efek Syariah) yang diciptakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pada aplikasi ini terdaftar 400 lebih saham yang berlandaskan syariah Islam yang tergabung dalam ISSI (Isyarat dari kinerja pasar saham syariah infonesia).

5. Tahu Watak Kepemilikan Saham

Watak kepemilikan saham syariah dengan konvensional jelas berbeda. Trading syariah cuma boleh memperdagangkan saham biasa seperti menjual sebagian dari saham industri serta dianggap sebagai kepemilikan perseorangan.

Anda sebagai pemilik mempunyai hak menjual ataupun meminjamkan selama tidak terdapatnya kerugian untuk pemegang saham yang lain.

6. Cek Trading Saham Secara Berkala

Sehabis menyetorkan dana investasi, jangan Anda abaikan setelah itu tinggal menunggu hasil. Metode semacam ini malah cuma membuat Anda bisa alami kerugian. Sama halnya dengan investasi pada umumnya, trading saham pula membutuhkan pengecekan secara berkala.

Yakinkan Anda melaksanakan cek secara rinci, mulai dari terjadi peningkatan harga ataupun tidak, kapan waktu yang tepat buat beli dan sebagainya. Dengan pengecekan trading saham ini juga membuat Anda lebih mudah menyusun strategi supaya trading saham dapat membagikan keuntungan yang optimal.

 

Contoh – contoh Saham Syariah

trading saham

Sehabis menguasai seputar main saham halal secara umum, saat ini Anda perlu mengenali sebagian tipe saham syariah yang terdaftar di bermacam indeks saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) serta Daftar Efek Syariah (DES). Perlu Anda ketahui kalau catatan berikut senantiasa hadapi pergantian dalam jangka waktu tertentu.

Sebagai contoh, Anda dapat melihat indeks saham Jakarta Islamic Index (JII) yang memuat 30 emiten saham syariah per bulan Agustus 2021 hingga November 2021. Beberapa contoh saham syariah yaitu sebagai berikut:

  • Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)
  • Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)
  • Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA)
  • United Tractors Tbk (UNTR)
  • Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
  • Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)
  • Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES)
  • Adaro Energy Tbk (ADRO)
  • AKR Corporindo Tbk (AKRA)
  • Aneka Tambang Tbk (ANTM)
  • Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS)
  • Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
  • Bukit Asam Tbk (PTBA)
  • PP (Persero) Tbk (PTPP)
  • Pakuwon Jati Tbk (PWON)
  • Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
  • Barito Pacific Tbk (BRPT)
  • Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)
  • Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)
  • XL Axiata Tbk (EXCL)
  • Indofood CBP Berhasil Makmur Tbk (ICBP)
  • Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Kalbe Farma Tbk (KLBF)
  • Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
  • Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA)
  • Media Nusantara Citra Tbk (MNCN)
  • Vale Indonesia Tbk (INCO)
  • Indofood Berhasil Makmur Tbk (INDF)
  • Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
Baca juga  Pilih Investasi Saham atau Kripto Menurut Raffi Ahmad

Indeks Saham Syariah

Tidak hanya indeks saham JII diatas, ada sebagian indeks saham lain yang pula sediakan saham syariah di pasar modal Indonesia. Ada pula sebagian indeks saham syariah yaitu berikut:

  •  Jakarta Islamic Index (JII)

Indeks pertama dari saham syariah yaitu Jakarta Islamic Index. BEI melaksanakan serta memastikan pilih saham syariah yang jadi faktor JII.

  • IDX – MES BUMN 17

IDX – MES BUMN 17 merupakan indeks yang mengukur kinerja harga 17 emiten saham syariah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Afiliasi dari indeks saham ini mempunyai likuiditas dan kapitalisasi pasar yang besar serta pula di dukung oleh fundamental positif emiten. IDX – MES BUMN 17 merupakan hasil kerjasama antara Bursa Efek Indonesia (BEI) serta Perkumpulan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).

  •  Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI)

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) merupakan indeks saham syariah gabungan yang tercatat di BEI. Peluncurannya pada 12 Mei 2011, ISSI merupakan parameter dari kinerja pasar saham syariah di Indonesia. Tetapi, dalam indeks ini BEI tidak melaksanakan pilih saham syariah semacam indeks yang lain.

  • Jakarta Islamic Index 70 (JII70)

Indeks terakhir dari saham syariah merupakan Jakarta Islamic Index 70 (JII70 Index). Indeks saham syariah ini peluncurannya pada bertepatan pada 17 Mei 2018. Faktor JII70 cuma meliputi 70 saham syariah sangat likuid yang tercatat di BEI.

Inilah informasi seputar trading saham halal secara syariah yang bisa Anda ketahui. Jika Anda sudah mengetahui tentang dasar hukum bermain saham maka Anda tidak akan merasa ketakutan ataupun khawatir lagi jika ingin terjun di dunia saham.

Money Management, Definisi dan penerapannya!
money management

Money Management definisi sederhananya adalah bagaimana mengelola keuangan, khususnya dalam trading. Beberapa dari Anda mungkin berpikir money management dalam trading Read more

Keadaan Pasar Modal Indonesia Pasca Konflik Rusia – Ukraina
pasar modal Indonesia

Hubungan Rusia dan Ukraina semakin memanas akhir-akhir ini. Ancaman terjadinya perang dunia ketiga antara Rusia dan Ukraina membuat khawatir banyak Read more

Saham Gorengan, Fenomena dan Keuntungannya
saham gorengan

Fenomena saham gorengan saat ini sedang naik, sebenernya apa sih saham gorengan itu? Yuk kita bahas. Saham gorengan lagi jadi Read more

Apa Itu Saham Allo Bank? Simak Penjelasan Lengkapnya!
saham-allo-bank

Apa sih saham allo bank itu? coba kita simak yuk!   - digitalbank.id   Beberapa waktu yang lalu, perbankan digital semakin Read more

Share this post!

Scroll to Top
Saham Gorengan