Rekomendasi Saham Ketika IHSG Tumbang Selasa 5 Juli 2022

rekomenasi saham ketika IHSG tumbang

Sebagai investor saham harus pintar memlih membaca kondisi apalagi saat IHSG sedang turun. Artikel ini akan
memberikan rekomendasi saham ketika IHSG tumbang.

 

Rekomendasi Saham Ketika IHSG Tumbang Selasa 5 Juli 2022. Equity Analyst Kanaka Hita Solvera William Wibowo mencermati, katalis dari dalam negeri mendominasi pergerakan IHSG. Kenaikan inflasi Juni yang mencapai 4,35% dari bulan sebelumnya 3,55% di Indonesia menjadi salah satu pemberat pasar saham domestik.

Walau demikian, sambungnya, situasi ekonomi global yang tidak menentu tetap membayangi pergerakan IHSG. Dia meramal pergerakan IHSG pada Selasa (5/7) berpotensi akan mengalami technical rebound pendek, kemudian akan kembali terkoreksi menguji support di area 6.480.

Rekomendasi Saham Ketika IHSG Tumbang Selasa 5 Juli 2022

Dikutip dari harian online kontan.co.id Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 2,28% ke level 6.629,17 pada perdagangan Senin (4/7). IHSG mengakumulasi penurunan 5,37% dalam lima hari perdagangan terakhir.

“Selain itu, tingginya kenaikan kasus covid di Indonesia serta banyaknya pelaku pasar yang mulai panic selling mempengaruhi penurunan IHSG Senin (4/7),” kata William, Senin (4/7).

“Katalis pergerakan IHSG berpotensi datang dari pergerakan harga komoditas dan perkembangan kasus Covid-19 di Tanah Air. Selanjutnya potensi The Fed menaikkan suku bunganya sebesar 75 poin turut membayangi pergerakan pasar sepekan ini. Pelemahan nilai rupiah terhadap dolar AS juga mendorong penurunan IHSG,” papar dia.

Rekomendasi Saham Ketika IHSG Tumbang Selasa 5 Juli 2022

William menyarankan, baiknya para pelaku pasar untuk lebih berhati-hati dan memperketat risk management, mengingat tren pasar saham cenderung sangat bearish. Beberapa saham yang bisa dicermati untuk saat ini meliputi, ASRI, INDY, INKP, LAND, dan WIKA.

Baca juga  Info Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini Rabu 15 Juni 2022

Dia memberikan rekomendasi buy on weakness ASRI dengan support di Rp 153 dan resistance di Rp 162, kemudian buy on weakness INDY dengan support di Rp 2.000 dan resistance di Rp 2.700, buy on weakness INKP dengan support Rp 7.125 dan resistance di Rp 7.900, LAND dengan support Rp 160 dan resistance Rp 216, dan buy on weakness WIKA dengan support di Rp 895 dan resistance di Rp 990.

Cek Rekomendasi dari MNC Sekuritas untuk Selasa (5/7), IHSG Berpotensi Naik

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) punya peluang untuk menguat pada perdagangan hari ini (5/7). Sekedar mengingatkan, IHSG ditutup terkoreksi cukup agresif pada perdagangan kemarin Senin (4/7) sebesar 2,3% ke level 6.639.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, koreksi IHSG pun telah menembus MA200-nya dan telah mengenai target koreksi yang diberikan kemarin.

“Saat ini, diperkirakan posisi IHSG sudah berada di akhir wave (iii) pada label hitam sehingga meskipun terkoreksi nampaknya akan relatif terbatas dan berpeluang menguat ke rentang 6.679-6.753,” ungkapnya dalam riset, Selasa (5/7).

Berikut Rekomendasi Saham Ketika IHSG Tumbang Selasa 5 Juli 2022

Beberapa saham yang bisa dicermati untuk perdagangan Selasa (5/7) meliputi:

1. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)

Kemarin (4/7), BBTN ditutup terkoreksi 1,4% ke level Rp 1.400. Herditya memperkirakan, posisi BBTN saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (2), sehingga koreksi BBTN akan relatif terbatas dan berpeluang untuk menguat kembali.

  • Buy on Weakness: Rp 1.310- Rp 1.360
  • Target Harga: Rp 1.450, Rp 1.530
  • Stoploss: di bawah Rp 1.270

2. Rekomendasi Saham Di PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

BMRI ditutup terkoreksi 2,6% ke level Rp 7.400 pada perdagangan kemarin (4/7) dan sempat menembus MA200-nya. Herditya memperkirakan, posisi BMRI saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] sehingga koreksi BMRI akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali untuk membentuk wave [iv].

  • Buy on Weakness: 7.150-7.300
  • Target Harga: 7.475, 7.675
  • Stoploss: di bawah 7.000
Baca juga  Pilih Investasi Saham atau Kripto Menurut Raffi Ahmad

3. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)

ENRG ditutup terkoreksi 0,9% ke level Rp 220 pada perdagangan kemarin (4/7), koreksi ENRG pun telah menembus MA60. Kami perkirakan, posisi ENRG saat ini sudah berada di akhir wave [iii] pada label hitam atau wave A pada label merah. Hal tersebut berarti, koreksi ENRG akan terbatas dan berpeluang menguat.

  • Spec Buy: Rp 208- Rp 216
  • Target Harga: Rp 234, Rp 250
  • Stoploss: di bawah Rp 170

4. PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP)

Kemarin (4/7), LSIP ditutup terkoreksi 3,5% ke level Rp 1.105. Posisi LSIP kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iii], sehingga koreksi LSIP akan cukup terbatas dan berpeluang untuk menguat membentuk wave [iv].

  • Buy on Weakness: Rp 1.060- Rp 1.100
  • Target Harga: Rp 1.165, Rp 1.220
  • Stoploss: di bawah Rp 1.040

 

Sumber :

Money Management, Definisi dan penerapannya!
money management

Money Management definisi sederhananya adalah bagaimana mengelola keuangan, khususnya dalam trading. Beberapa dari Anda mungkin berpikir money management dalam trading Read more

Keadaan Pasar Modal Indonesia Pasca Konflik Rusia – Ukraina
pasar modal Indonesia

Hubungan Rusia dan Ukraina semakin memanas akhir-akhir ini. Ancaman terjadinya perang dunia ketiga antara Rusia dan Ukraina membuat khawatir banyak Read more

Saham Gorengan, Fenomena dan Keuntungannya
saham gorengan

Fenomena saham gorengan saat ini sedang naik, sebenernya apa sih saham gorengan itu? Yuk kita bahas. Saham gorengan lagi jadi Read more

Apa Itu Saham Allo Bank? Simak Penjelasan Lengkapnya!
saham-allo-bank

Apa sih saham allo bank itu? coba kita simak yuk!   - digitalbank.id   Beberapa waktu yang lalu, perbankan digital semakin Read more

Share this post!

Scroll to Top
Saham Gorengan