Raisa Dan Artis Ini Sukses Main Saham, Ini Tipsnya!

main saham

Raisa dan artis terkenal lainnya sukses main saham hingga mendapat untung besar, apa tipsnya? simak artikel di bawah ini! – detik.com

 

Belum lama ini berbagai ajakan main saham tertentu telah dilakukan mulai dari kalangan artis, musisi, tokoh agama, sampai dengan anak presiden. Para publik figur itu antara lain anak bungsu Presiden Joko Widodo Kaesang Pangarep, Ari Lasso, Raisa, Raffi Ahmad dan yang lainnya.

Untuk membenarkan aplikasi perdagangan saham di pasar modal berjalan sesuai ketentuan, bursa juga akan mengajak para tokoh publik tersebut turut serta dalam Sekolah Pasar Modal (SPM). Laksono menambahkan, otoritas bursa akan mengajak para influencer itu buat berdiskusi seputar pasar modal.

Ajakan membeli saham itu juga memunculkan kekhawatiran terbentuknya aksi insider trading. Ini merupakan sebutan ketika pembeli saham tertentu sudah memperoleh kenyataan serta rencana emiten di masa depan saat sebelum di kenal publik. Aplikasi dengan tujuan mendapatkan keuntungan lebih ini juga termasuk tindak pidana sebagaimana di atur UU Pasar Modal.

 

Raisa Dan Artis Ini Sukses Main Saham, Ini Tipsnya!

Ada pun jauh hari saat sebelum gempar ajakan membeli saham tertentu dari publik figur, nyatanya telah banyak artis dan pengusaha yang main saham. Siapa dan saham apa saja yang mereka beli? Berikut ini beberapa tokoh terkenal investasi saham yang bisa Anda ketahui, yaitu :

 

Dwi Sasono

Dwi Sasono mengaku telah lebih dari 5 tahun menekuni serta menggeluti bisnis saham. Ia meminta bantuan financial consultant dalam pengambilan keputusan berinvestasi untuk mengurangi resiko kerugian. Pada tahun lalu ia tercatat mempunyai saham FILM, kode industri PT MD Pictures Tbk yang baru resmi tercatat selaku emiten.

Pertama kali terjun di dunia investasi, Dwi sudah mencoba pelbagai tipe instrumen. Mulanya, dia membeli reksadana dan juga mencoba investasi emas, tetapi setelah itu dia bergeser pada saham.

 

Piyu Padi

Gitaris band Padi ini dikenal tidak cuma main saham untuk jangka panjang tetapi juga melaksanakan trading alias jual beli saham. Perihal ini bermula saat krisis mortgage yang diakibatkan kejatuhan Lehman Brothers di Amerika Serikat pada 2008 lalu. Saat itu banyak harga saham yang tergerus sehingga jadi pelaung untuk Piyu untuk aktif sebagai trader.

Dia memang sudah menekuni dunia investasi semenjak 2005. Mulai dari investasi forex sampai reksadana. Beberapa kerugian juga pernah dia alami serta jadi pengalaman sekalian pelajaran berharga untuknya saat ini. Seperti halnya ketika dia pernah mencoba saham Reksadana.

Sayangnya perjalanan nasib malang mulai menghampiri Piyu pada saat krisis ekonomi sedang melanda Indonesia. Uang senilai USD 80 ribu yang pernah ditanamkannya pada reksa dana mulai tergerus sampai 70 persen. Namun Piyu tidak putus asa, dia mulai mengalihkan investasinya ke saham BUMI.

Salah satu contoh keberhasilannya yaitu saat dia membeli saham PT Bumi Resource Tbk kala lagi jatuh. Tetapi, tidak lama biayanya melonjak sampai berkali lipat. Dari trading saham BUMI, Piyu mengaku meraup untung sampai 300 persen. Kesuksesan Piyu dalam berinvestasi bukan semata – mata keberuntungan ataupun modal nyali.

 

Giring Ganesha Ataupun Giring Nidji

Giring Ganesha merupakan salah satu dari sederet artis yang gemar investasi di pasar modal. Mantan vokalis dari band Nidji ini masuk pasar modal semenjak 2007.

Giring memiliki prinsip untuk melihat kekuatan fundamental dalam memilih emiten. Tidak heran, koleksi sahamnya yaitu emiten konsumer dan perbankan, seperti Gudang Garam dan Bank Central Asia (BCA).

Baca juga  Money Management, Definisi dan penerapannya!

 

Nycta Gina

Artis yang bermain saham satu ini dikenal dengan karakter Jeng Kelin ini juga pernah mengaku terjun ke pasar modal untuk memperoleh return dalam jangka pendek ataupun jangka panjang. Instrumen yang ia pilih yaitu reksadana. Gina menyisihkan sekitar 40 persen dari pemasukan buat investasi. Sebagian reksadana pilihannya sudah memberikan keuntungan sesuai dengan sasaran.

 

Andika Sutoro, Mulai main Saham di Usia 15 Tahun

Saat usia 15 tahun dengan bantuan sang ayah dia mulai belajar dan mulai berani invest sebesar 10 juta. Tetapi karena dianggap belum cukup umur, maka akhirnya sang bapak saya yang buka saham.

Bak gayung bersambut, pada saat 6 bulan pertama dia pun mulai mendapatkan untung sampai 50%. Dan, akhirnya dia pun juga memberanikan untuk semua uangnya Rp 100 juta untuk di investasikan ke saham. Dia pernah mengalami kerugian sekitar 30% di masa awal pasar saham. Tapi hal tersebut tidak melemahkan semangatnya untuk bangkit dan terus belajar.

Sudah berkecimpung selama 9 tahun di pasar saham, maka dia berhasil mengumpulkan uang sekitar Rp 40 miliar. Kekayaannya pun terlihat terus bertambah dengan dia mulai banyak menginvestasi beberapa start-up dan juga perusahaan baru.

 

Tantowi Yahya

Tokoh terkenal yang main saham lainnya yaitu Tantowi Yahya. Dia bukan orang baru di dunia pasar modal. Anggota Legislatif ini juga sering mengajak artis untuk turut serta dengannya dalam investasi saham.

Baginya, investasi semacam ini bisa jadi penunjang di hari tua. Kayaknya Tantowi lumayan profesional sebagai trader. Alasannya ia pernah mengaku belum pernah rugi. Kira – kira apa saja portofolio mantan pembawa acara Who Wants to Be a Millionaire ini ya?

 

Raisa Andriana

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia 2017, penyanyi kelahiran 1990 ini pernah mengaku sudah mempunyai portofolio saham. Ia awal mulanya mengandalkan Mandiri Sekuritas buat membeli saham 3 emiten. Pada mulanya ia cuma membeli saham sesuai saran. Tetapi akhirnya ia berani memutuskan secara mandiri saham emiten yang akan dibeli.

 

Pio Hizkia Direktur Djasa Ubersakti Hizkia

Sudah lebih dari 15 tahun Pio Hizkia Wehantouw berinvestasi di saham. Betah berinvestasi di saham, Direktur Treasury & Development PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU) itu nyatanya mempunyai kunci dalam berinvestasi yaitu menggemari, menjiwai, serta mendalami.

Kunci itu menjadikan investasi saham seperti hobi. Termasuk dalam meracik portofolio yang ia miliki. Saat ini, sebesar 45% portofolio Hizkia diisi oleh saham – saham zona properti. Sedangkan sisanya diinvestasikan ke sektor – sektor lain yang lagi ngetrend. Semata – mata informasi, untuk saat ini Hizkia mempunyai portofolio investasi berbentuk 62% saham, 22% deposito, serta 16% tanah.

 

Kaesang Pangarep

Kaesang Pangerap merupakan salah satu influencer yang cukup giat merekomendasikan saham beberapa emiten pasar modal kepada para follower-nya. Putra Presiden Joko Widodo ini beberapakali merekomendasikan saham – saham potensial melalui akun Twitternya.

Dia cenderung merekomendasikan pengikutnya untuk membeli saham perusahaan pelat merah. Beberapa saham yang pernah dipromosikan Kaesang antara lain PGN (PGAS), Antam (ANTM), dan Kimia Farma (KAEF).

Paling tidak terdapat 3 saham industri yang ia berikan dan diindikasikan bakal naik harga sahamnya. Pertama, PGN dengan kode PGAS. Kedua, Antam dengan kode ANTM, serta yang ketiga yaitu Kimia Farma dengan kode KAEF.

 

Lo Kheng Hong,  Jagonya main Saham

Dunia investasi saham tidak asing dengan Lo Kheng Hong yang dijuluki Warren Buffett Indonesia. Dia sudah malang melintang di dunia investasi serta mengecap asam garam 32 tahun dalam investasi pasar modal, melewati bermacam keadaan ekonomi tanah air.

Berinvestasi itu mudah dan simpel untuk mereka yang memiliki tujuan dan sabar kata Lo Kheng Hong Sebagai orang yang menginspirasi banyak anak muda untuk berinvestasi di pasar modal, sosoknya tidak pernah pelit memberikan panduan berhasil berinvestasi di pasar modal.

Tidak bosan – bosan dirinya menegaskan supaya investor muda berinvestasi pada suatu yang dimengerti. Lo Kheng Hong mengaku mulai berinvestasi saham pada tahun 1989, dan tidak pernah memperoleh keuntungan selama 4 tahun.

Baca juga  Apa Itu Saham Allo Bank? Simak Penjelasan Lengkapnya!

Saham yang dia beli malah rugi dan belum kembali pada harga yang layak untuk di jual. Dia melewati masa tight money policy ataupun kebijakan pengetatan keuangan ketika mulai berinvestasi. Tetapi dia tidak putus asa dan akhirnya pada tahun 1992 dia mulai untung.

Tidak berpuas diri atas keuntungan yang diraih, Lo melanjutkan investasinya dengan terus memburu saham yang dirasa memiliki prospek bagus serta biayanya masih murah. Prinsipnya yaitu memperoleh saham berharga murah, namun bernilai besar.

 

Hal yang Perlu Dilakukan untuk Menghindari Kerugian Main Saham

Dari semua tokoh di atas yang bermain saham, ketika mereka main saham kadang ada yang mengalami keberuntungan namun ada juga yang mengalami kerugian. Namun dari semua tokoh hebat diatas ketika mereka mengalami kerugian berbagai tips yang mereka lakukan rata seperti tips yang disampaikan di bawah ini. Jadi Anda bisa memahami cara untuk menghindari kerugian ketika main saham, yaitu :

 

1. Kerugian telah mencapai batas

Sebelum berinvestasi saham, Anda perlu menentukan batas kerugian saham. Tentu saja batas kerugian setiap investor berbeda-beda tergantung kemampuan finansialnya. Jadi bagi Anda yang masih pemula, Anda tidak bisa menetapkan batas persentase  kerugian untuk investor profesional.

Secara umum, batas kerugian  3% hingga 5% telah menimbulkan stres dan kerugian yang cukup besar. Dilihat dari perspektif ini, stop loss adalah strategi yang tepat ketika  kerugian Anda mencapai batasnya.

 

2. Harga saham terus turun

Setelah Anda  menganalisis fundamental saham perusahaan tertentu dan Anda memiliki potensi  tinggi. Namun, ada satu syarat bahwa situasi pasar modal sedang tidak  baik. Hal ini dapat membuat perusahaan mengalami krisis, dengan berkurangnya efisiensi operasi, yang juga menyebabkan harga saham perusahaan turun.

Oleh karena itu, stop loss dapat menjadi solusi dari permasalahan tersebut.  Anda harus ingat bahwa tidak disarankan untuk memegang saham perusahaan yang sedang berjuang. Jika saham tersebut ditahan, maka Anda akan  mengalami kerugian yang besar.

 

3. Kesalahan saat membeli saham

Dalam kondisi tertentu,  Anda dapat melakukan kesalahan saat membeli saham. Misalnya, ketika Anda melakukan perdagangan saham tergesa-gesa tanpa  analisis  mendalam.

Dalam kondisi seperti itu, tindakan terbaik  adalah mengurangi kerugian. Selain itu, indeks  saham cenderung turun, sehingga mengurangi kerugian Anda menjadi pilihan yang tepat agar Anda tidak mengalami kerugian yang lebih besar.

 

 4. Perhatikan Penyesuaian IHSG Dalam Main Saham

Terakhir, Anda juga harus mempertimbangkan untuk menjual saham Anda rendah selama periode penyesuaian IHSG. Ada fenomena IHSG yang sudah diperbaiki, Anda harus mengamati dengan seksama. Pastikan pengeditannya berkelanjutan atau tidak.

Saat IHSG terkoreksi, Anda juga harus mengetahui beberapa faktor yang menyebabkan indeks saham terkoreksi. Faktor-faktor tersebut antara lain krisis, masalah rumah tangga, kerusuhan dan lain-lain.

 

Inilah beberapa tokoh terkenal bermain saham yang bisa Anda ketahui. Tokoh-tokoh inspiratif dan hal investasi untuk masa depan. Apakah Anda ingin memulai kesuksesan seperti mereka juga yang pantang meyerah meskipun pernah mengalami kerugian dalam saham?

Money Management, Definisi dan penerapannya!
money management

Money Management definisi sederhananya adalah bagaimana mengelola keuangan, khususnya dalam trading. Beberapa dari Anda mungkin berpikir money management dalam trading Read more

Keadaan Pasar Modal Indonesia Pasca Konflik Rusia – Ukraina
pasar modal Indonesia

Hubungan Rusia dan Ukraina semakin memanas akhir-akhir ini. Ancaman terjadinya perang dunia ketiga antara Rusia dan Ukraina membuat khawatir banyak Read more

Saham Gorengan, Fenomena dan Keuntungannya
saham gorengan

Fenomena saham gorengan saat ini sedang naik, sebenernya apa sih saham gorengan itu? Yuk kita bahas. Saham gorengan lagi jadi Read more

Apa Itu Saham Allo Bank? Simak Penjelasan Lengkapnya!
saham-allo-bank

Apa sih saham allo bank itu? coba kita simak yuk!   - digitalbank.id   Beberapa waktu yang lalu, perbankan digital semakin Read more

Share this post!

Scroll to Top
Saham Gorengan