Perbedaan One Day Trading dan Swing Pada Saham

one day trading

ODT atau one day trading, definisi sederhananya trading dalam 1 hari atau transaksi netting. Swing trade, definisi sederhananya trading dengan memanfaatkan ayunan/ketika ada koreksi jadi bisa lebih dari sehari untuk trading buy & sell.

Kategori One Day Trading (ODT)

ODT Ada 2 kategori, scalping & fast trade, scalping hanya hitungan jam atau bahkan menit, untuk fast trade sendiri bisa sehari atau paling lambat keesokan harinya untuk jual sahamnya. Ada perbedaan strategi antara ODT dengan swing, terutama pada time frame chart atau tampilannya.

ODT paling lama menggunakan chart 30 menitan atau di bawahnya, kalau swing paling cepat menggunakan time frame 60 menit atau daily.

Jadi Bapak / Ibu ketika ada rekomendasi dari Tim Saham Gorengan bisa dilihat terlebih dahulu note yg diberikan, setelah itu bisa cek juga chartnya, dengan demikian bisa memudahkan dalam menjalankan trade plan yg sudah di informasikan juga.

Jangan lupa sesuaikan trading style dengan Kegiatan Bapak / Ibu sehari-hari, apabila tidak bisa mengawasi layar terus menerus, jangan paksakan untuk trading saham yg notenya scalping.

Kelebihan dan Kekurangan ODT dan Swing

Masing-masing memiliki kekurangan maupun kelebihan tersendiri, diantaranya :

One Day Trading (ODT)

+ transaksi selesai dalam 1 hari, sehingga bisa terhindar dari saham yg tiba2 di suspend.

– harus mengawasi market terus menerus, jadi kurang sesuai bagi yg memiliki pekerjaan lain.

Swing trade

+ Bisa mengerjakan pekerjaan lainnya, karena tidak harus selalu mengawasi market.

– resiko saham bisa suspend apabila beli saham-saham yang liquiditasnya rendah.

Notes Penulis

Untuk besaran profit relatif, tidak ada ukuran pasti lebih menguntungkan yang mana Selama bisa menghasilkan profit, lebih baik disyukuri apa yg sudah di dapat. Untuk Money Management sudah pernah di infokan, untuk proporsi keuangannya ketika beli saham-saham yg liquiditasnya rendah, semakin sedikit dari total Portofolio tujuannya adalah untuk mengurangi resiko kerugian apabila harus CL. Karena pergerakan saham-saham yang liquiditasnya rendah sangat volatile.

Sorry no related post found

Share this post!

Scroll to Top
Saham Gorengan