Anomali Tape Reading : Offer Besar Tetapi Harga Semakin Naik


artikel-thumbnail

Definisi Tape Reading


Tape reading asumsi sya pribadi bukan hanya sekedar analisa bid & offer jg, tapi broker summary jg bisa dijadikan tambahan informasi untuk analisis.

Hukum dasar pada tape reading adalah apabila antrian bid lebih besar dari pada offer potensinya harga akan Naik, sebaliknya kalau offer yg lebih besar potensinya harga akan turun. Ini sesuai hukum permintaan & penawaran.

Akan tetapi sering terjadi yang dinamakan dengan anomali dimana harga justru meningkat padahal offer jauh lebih besar


Anomali Tape Reading


Kasus 1


Bisa diperhatikan fenomena Antrian diatas dimana offer lebih besar dibanding bid. Ini yg terjadi berikutnya, harga bukannya turun, malah tambah naik saja. Ini yg sya sebut dg anomali, dimana bid < offer, & malah naik harganya.

Contoh lain

Kasus 2



Nah sebenarnya apa yang menyebabkan hal ini?


Kulik Penyebabnya


Nah penyebabnya sebenernya simpel. Tape reading tidak dapat digunakan sebagai patokan untuk melihat daya beli dan daya jual yang akurat. Hal ini dikarenakan besar nya offer tidak menandakan besarnya penjualan pada saham tertentu dan besarnya bid tidak menandakan besarnya pembelian pada saham tertentu. Penjualan dan pembelian terjadi jika bid dan offer yang ada itu termakan.

Contoh kasus 1:

Kita akan membahas anomali yang terjadi di kasus 1

Last price di kasus 1 adalah 310 dimana volume bid 7679. Terlihat bahwa bid ini sudah mulai termakan. Di saat 7679 volume bid ini habis termakan (dengan asumsi bid saham tidak meningkat lagi), maka harga akan meningkat ke 312. 312 akan masuk ke baris di kiri dan 314 akan menjadi teratas di kanan. Di saat momen ini terjadi sudah ada 91806 lot yang mengantri untuk di jual. Maka ini akan menjadi momen yang sangat pendek seandainya pembelian tidak mampu mengimbangi offer dan tidak ada pihak yang menarik offer nya. Nah, maka anda mendapatkan 2 faktor yang menyebabkan anomali kan!


Faktor Anomali


1. Bid/offer palsu


Ini simpel, banyak bandar yang memasang bid / offer palsu dengan jumlah besar. Biasanya dipasang dalam jumlah bulat dan mengurut. Hal ini diciptakan untuk membuat rasa aman bagi buyer yang mau membeli saham tertentu. Bisa dibilang salah satu jenis pom-pom level tinggi ya!


2. Bid/offer masuk mendadak


Jika ada pihak yang melakukan HAKA (hajar kanan) / HAKI (hajar kiri) secara mendadak melebihi bid / offer sebelumnya. Maka prediksi anda dari bid/offer sebelumnya akan kacau balau


Kesimpulan


Jangan biasakan untuk melakukan analisis harga saham hanya menggunakan order book dikarenakan adanya anomali di atas. Gabungkan analisis anda dengan teknikal lain, penggunaan broker summary, dan juga trade book.