Apa Itu Saham Allo Bank? Simak Penjelasan Lengkapnya!

saham-allo-bank

Apa sih saham allo bank itu? coba kita simak yuk!   – digitalbank.id

 

Beberapa waktu yang lalu, perbankan digital semakin lama semakin menarik untuk diperhatikan. Sebab, ketika semakin kita perhatikan saham bank-bank digital ini nampaknya semakin berani melebarkan sayap ke dunia digital. Salah satunya saham Allo Bank yang beberapa saat lalu mengalami penaikan sebesar 43,6 % pada minggu pertama tahun 2022.

Saat ini, jumlah investor asing semakin lama semakin banyak. Di sisi lain Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menutup sesi di level 6.888,1 pada tanggal 25 Februari 2022. Yang mana lebih tinggi 1,03 persen dari angka penutupan sebelumnya yang berada di level 6.817,8.

Namun, sebelum mengetahui lebih dalam tentang saham Allo Bank. Kita harus mengetahui dulu apa itu Allo Bank.

Apa Itu Saham Allo Bank ?

Allo Bank menjadi saham yang mengalami pelonjakan tinggi pasca adanya penetapan harga teoritis rights issue. Bank yang sebelumnya bernama Bank Harda Internasional ini telah bergerak di bidang perbankan sejak 1993. Bank ini cukup menyita perhatian publik sejak akhir tahun lalu. Terutama sejak adanya beberapa investor ternama yang mempercayakan dana nya ke saham ini.

Investor-investor ini berhasil menarik rights issue sebesar 4,8 triliun rupiah. Para investor ini antara lain ada CTCROP, BukaLaPak, Grab, Carro, traveloka, dan lainnya. Selain itu, per akhir September 2021, Allo Bank telah mencatat modal invest sebesar 1,26 Triliun Rupiah. Allo Bank juga telah mengumpulkan dana sebesar 4,8 Triliun. Saham Allo Bank saat ini menjadi salah satu saham yang juga aktif diperdagangkan. Dalam kurun waktu setahun saja, harga saham Allo Bank juga telah menguat sebesar 6000 %.

Sejarah Singkat Perjalanan Saham Allo Bank

Allo Bank Indonesia Tbk dulunya lebih dikenal dengan nama Bank Harda Internasional Tbk atau Bank BHI (BBHI).  Allo Bank telah berdiri sejak 21 Oktober 1992 dengan nama PT Bank Arta Griya. Namun secara resmi telah beroperasi sejak 10 Oktober 1994. Salah satu pemegang saham terbesar di Allo Bank yaitu PT Mega Corpora. Secara umum, Allo Bank telah mengantongi izin sebagai bank umum di tanggal 8 September 1994.

Selain itu, memperoleh izin usaha sebagai salah satu pedagang valuta asing 20 Desember 1996 dengan Urusan Operasi Pengendalian Moneter Bank Indonesia. BBHI sebenarnya bergerak di bidang perbankan. Di mana melaksanakan tugas usaha seperti memberikan kredit masyarakat, menghimpun dana masyarakat, memfasilitasi kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak lain seperti kontrak, menerbitkan surat keterangan hutang.

Akhirnya pada tanggal 31 Juli 2015, BBHI telah memperoleh pernyataan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahwa untuk melakukan penawaran umum saham BBHI sebanyak 800 juta ke masyarakat. Maka saham tersebut akan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 Agustus 2015.

Perkembangan Saham BBHI

PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) ini dimiliki oleh Chairul Tanjung. Di mana saat ini sedang mengalami lonjakan tinggi terhadap nilai saham. Semenjak adanya penetapan harga teoritis rights issue. Secara umum harga saham BBHI ini tergolong masih terjangkau bahkan lebih murah dari pada bank digital lainnya. Seperti Bank Jago atau pun PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK).

Baca juga  Rekomendasi Saham Ketika IHSG Tumbang Selasa 5 Juli 2022

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), pada penutupan saham di 12 Januari 2022. Ternyata saham BBHI telah dibanderol dengan harga Rp 6.800 untuk setiap slot sahamnya. Tercatat sudah melesat 19,82 % jika kita bandingkan dengan harga teoritis.

Harga Teoritis saham BBHI ini sudah menjadi pedoman tawar menawar serta perhitungan Indeks Harga Saham BEI pada 5.678 per unit. Serta terjadi penyesuaian harga dengan fraksi hingga menjadi 5.675 per unitnya. Patokan harga tersebut berlaku di pasar reguler atau pasar negosiasi.

Penetapan harga teoritis saham biasanya merupakan harga yang telah terjadi penetapan langsung oleh Bursa Efek Indonesia. Adanya harga teoritis bertujuan untuk sebagai pedoman atas tawar menawar saham ketika telah mulainya perdagangan pertama yang ada di pasar reguler. Hal ini setelah adanya penetapan rights issue agar kapitalisasi pasar emiten tidak naik secara tiba-tiba terutama ketika rights issue telah menerbitkan beberapa saham yang memiliki harga di bawah harga pasar.

Apabila pada masa perdagangan saham Allo Bank atau BBHI, seluruh saham baru berhasil terserap maka ttal saham yang beredar juga mencapai ekuitas hingga 6,08 triliun Rupiah. Beberapa saat yang lalu Allo Bank tengah menggelar aksi korporasi untuk penambahan modal dengan cara Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu atau yang biasa dikenal HMTED.

Adanya sokongan investor raksasa yang strategis dan berptensi juga akan semakin memperkokoh suatu bisnis bank digital yaitu PT Allo Bank Indonesia di masa depan. Terutama saat ini banyak muncul saham-saham baru yang bagus yang menguntungkan.

Nilai Fundamental Saham

Seiring perkembangan zaman, munculnya bank digital menjadi salah satu pemicu kenaikan saham Bank Mini. Para investor saat ini cenderung lebih meminati saham Bank Mini yang harganya melonjak signifikan.  Terlebih ada beberapa saham yang berhasil memiliki return hingga mencapai ratusan sampai ribuan dalam satu tahunnya. Hal ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri, mengapa para investor lebih memilih saham Bank Mini.

Istilah digital saat ini memberikan pengaruh yang cukup tinggi, digital lebih diartikan sebagai sesuatu yang bisa diakses kapan saja hanya melalui smartphone. Semua yang dikaitkan dengan digital bisa membuat harga terus naik tanpa memperhatikan Emiten memiliki prospek usaha yang baik. Seperti apakah perusahaan diuntungkan dan bagaimana keadaan nilai saham jika berada dalam posisi undervalued atau overvalued.

Hasil riset dari The Boston Consulting Group (BCG) dari sekitar 249 bank digital di dunia, hanya ada 13 banyak yang profitable. Seperti KakaoBank dari Korea Selatan WeBank dari Tiongkok. Untuk itu sangat perlu dilakukan Analisa Fundamental dari saham bank digital yang banyak beredar saat ini. Berikut ini cara yang bisa kita lakukan untuk menganalisis fundamental saham, yaitu :

1. Analisa Valuasi

Saham Price to Book Value (PBV) Price Sales Ratio (PSR)
BACA 1.99x 1.70x
BABP 7.33x 10.12x
BBHI 26.33x 36.29x
BBKP 1.81x 3.11x
BBYB 8.95x 17.40x

Bertujuan untuk mengetahui posisi saham apakah masih berada di undervalued atau overvalued. Semakin rendah nilai PBV maka akan semakin bagus saham tersebut, karena mengindikasikan harga yang masih terbilang murah. Hasil analisa valuasi saham BBHI saat ini sudah sangat mahal karena memiliki valuasi harga yang termahal.

2. Analisa Profitabilitas

Saham Net Profit Margin (NPM) Return On Equity (ROE)
BACA 1.22% 1.43%
BABP 0.86% 0.62%
BBHI 17.68% 12.96%
BBKP 6.49% 3.78%
BBYB -41.90% -21.54%
Baca juga  Trading Saham Halal, Begini Peraturan dan Cara Mainnya!

Net Profit merupakan rasio yang mengindikasikan keuntungan bersih dari total penjualan. Jika semakin tinggi harga NPM maka akan semakin bagus pula. Indikator profitabilitas lainnya yaitu ROE di mana semakin tinggi ROE maka kinerjanya akan semakin bagus. Berdasarkan analisa saham BBHI menunjukan kinerja yang baik dari segi profitabilitas. Allo Bank bisa menjadi rekomendasi saham tahun ini.

3. Analisa Balance Sheet

Saham ASSET EQUITY
BACA 23.76T 1.63 T
BABP 12.15T 1.54 T
BBHI 4.22 T 354.05 B
BBKP 80 T 8.60T
BBYB 6.99 T 1.23

Semakin besar balance sheet maka akan semakin bagus modal yang dimiliki suatu bank, serta bank bisa mencetak keuntungan dalam jumlah yang lebih besar. Berdasarkan analisa balance sheet, saham BBHI menjadi saham yang memiliki nilai kepemilikan aset dan modal terendah.

4. Analisa Financial

Saham Cashflow Revenue
BACA 3.45 T 951.52 B
BABP – 57.58 B 561.83 B
BBHI 138.23 B 129.71 B
BBKP 6.18 T 848.37 B
BBYB 189.13 B 332 B

Cashflow yang tinggi dan positif bisa mencerminkan kinerja yang bagus pula. Revenue yang semakin besar pendapatannya mengindikasi pendapatan yang semakin bagus karena menunjukan kinerja yang baik. Tercatat dari sisi cashflow, saham Allo Bank atau BBHI tercatat baik.

Ulasan Menggunakan Saham Allo Bank

Meskipun tergolong saham yang baru dan belum lama beredar. Namun segelintir kabar baik mulai menerpa saham ini. Seperti telah adanya sokongan dari invesro raksasa yang membuat nama baik saham ini semakin dikenal masyarakat. Selain itu, ada banyaknya investor terkenal juga membuat stigma masyarakat menjadi semakin percaya untuk mempergunakan saham ini. Namun beberapa lain, bank mini seperti Allo Bank, Bank Jago, Aladin memiliki penyusutan.

Saham Allo Bank atau BBHI sendiri pada tanggal 10 Februari 2022 mengalami kenaikan 125 poin ke level 5.650 atau naik sekitar 2,2%. Jika dilihat dari potensinya saham Allo Bank atau BBHI ini selama satu minggu cenderung tidak memiliki kabar buruk setelah adanya event besar Rights Issue. Saham ini sempat hampir menyentuh titik tertingginya di level 8000-an kemudian mengalami penurunan hingga ke harga Rp5.500 hingga Rp6.000.  Jika melihat dari trend nya, saham ini masih terbilang populer pada masa awal peluncurannya. Saham Allo Bank ini akan memiliki potensi yang baik jika berhasil melewati break di harga Rp6.000. Oleh karena itu, sebagai pengguna kita juga harus teliti dan mengikuti perkembangan saham ini.

 

 

 

Money Management, Definisi dan penerapannya!
money management

Money Management definisi sederhananya adalah bagaimana mengelola keuangan, khususnya dalam trading. Beberapa dari Anda mungkin berpikir money management dalam trading Read more

Keadaan Pasar Modal Indonesia Pasca Konflik Rusia – Ukraina
pasar modal Indonesia

Hubungan Rusia dan Ukraina semakin memanas akhir-akhir ini. Ancaman terjadinya perang dunia ketiga antara Rusia dan Ukraina membuat khawatir banyak Read more

Saham Gorengan, Fenomena dan Keuntungannya
saham gorengan

Fenomena saham gorengan saat ini sedang naik, sebenernya apa sih saham gorengan itu? Yuk kita bahas. Saham gorengan lagi jadi Read more

Trading Saham Halal, Begini Peraturan dan Cara Mainnya!
trading saham

Begini cara main trading saham halal menurut MUI. Simak jangan sampai salah!   Trading saham halal secara lengkap bisa Anda Read more

Share this post!

Leave a Reply

Scroll to Top
Saham Gorengan