IHSG Hari iniPembelajaranRekomendasiRekomendasi SahamRekomendasi Saham IndonesiaSaham Hari IniSaham IndonesiaUncategorized

False BreakOut Theory dan Bagaimana Mengatasinya

Posted

Selamat malam semuanya, kali ini saya akan membawakan pembelajaran tentang Mengantisipasi False Breakout.

Untuk mempermudah pembelajaran, contoh saya ambil dari buku Technical Analysis for Mega Profit

Pada saat bertransaksi saham sering sekali harga berbalik arah setelah menembus resisten yang kita tentukan, hal ini disebut false breakout.

Untuk mengantisipasi false breakout ini diperlukan sebuah trading plan dengan entry point dan exit point yang jelas. Selain itu juga diperlukan batas toleransi.

Batas toleransi digunakan untuk melengkapi support/resisten yang berguna meredam bad signal sehingga didapat valid break

Batasan toleransi yang digunakan adalah 0,5% – 5% tergantung time horizon yang digunakan masing-masing trader atau investor.

Contoh false breakout terjadi pada saham McDonald yang sudah menembus garis resitance namun harganya bergerak balik kearah support

Contoh berikut juga saham MCD yang sudah sideways selama 4 bulan. Saat yang tepat untuk melakukan aksi beli adalah saat McD break strong resistennya di $50,5 yang sudah 3 kali gagal ditembus (no 1-3).

Karena batas toleransi yang digunakan 1,5% maka validasi resistenya ada di$51,25 (=$50,5 + 1,5%). Berarti kita akan membeli saham tersebut ketika harganya berada diatas $51,25. Selain menentukan entry point kita juga perlu menentukan exit point ketika harga berbalik arah seperti gambar 1. Level cutloss yang direncanakan yaitu 1,5% dibawah resisten ($50,5-1,5%).

Ketika harga bergerak naik kita bisa menggunakan trendline sebagai penentu kapan saat yang tepat untuk mengambil keuntungan. Inti cerita adalah Cut your loss fast, let your profit run. Gunakan rencana yang jelas dan jangan biarkan emosi menuntun kita.

Strategi anti false breakout paling ampuh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *