Pembelajaran

Maksimalkan Cuan Saat Market Bearish

Posted

Pada tulisan sebelumnya saya sudah membahas tentang penurunan IHSG yang terjadi pada beberapa bulan belakangan ini. Memang sudah banyak pihak yang sudah mempredikisi bahwa akan ada market bearish di 2018 ini, pasalnya pada tahun sebelumnnya merupakan tahun Bullish yang panjang bagi pasar saham.

Tapi tentunya memilih saham pada saat downtrend panjang seperti saat sekarang ini pun tidak akan mudah. Pada tulisan ini kami akan membahas tips cara untuk bertransaksi saham ketika market bearish.

1. Gunakan hanya sebagian kecil dari uang anda untuk bertransaksi saham.

Pada saat bursa mengalami trend penurunan, setidaknya 80% atau lebih saham juga akan mengkutinya. Jika Anda mengambil posisi membeli saham, berarti kesempatan untuk mendapatkan saham yang naik harganya adalah hanya maksimum 20%. Mengapa anda harus menempatkan uang anda hanya untuk probabilitas keberhasilannnya 20% bahkan kurang dari itu?

2. Manfaatkan setiap MARK UP yang ada.

Setiap trend bearish yang sehat akan selalu disertai dengan Fase Markup besar-besaran. Biasanya saham-saham yang sudah turun dalam jumlah yang lumayan besar lah yang akan di MARK UP, anda dapat memanfaatkan momen tersebut untuk memperoleh keuntungan dalam waktu singkat. Untuk waktu dari Mark Up sendiri biasanya dilakukan setelah 3-4 hari indeks mengalami penurunan yang cukup besar, di hari terahir bursa ataupun hari-hari kejepit.

3. Amati Saham-Saham Berfundamental bagus Dan Undervalued.

Pastikan Anda memiliki dana investasi yang cukup untuk menyambut pembalikan bursa dikemudian hari. Setelah mengalami koreksi harga-harga saham tentu akan menjadi lebih murah, nah manfaatkan momen ini untuk masuk ke saham-saham berfundamental bagus dan undervalued untuk dijadikan investasi jangka panjang.

4. Gunakan sebagian kecil uang anda untuk trading SAHAM GORENGAN.

Market merah bukan berarti kita harus berenti bertransaksi saham. Namun anda dapat memanfaatkan momen-momen ini untuk bertrading SAHAM GORENGAN, karena pada umumnya pergerakan dari saham-saham gorengan ini tidak dipengaruhi oleh pergerakan bursa, namun perlu diingat juga bahwa trading saham gorengan ini memiliki resiko yang besar. Oleh karena itu kami menyarankan anda untuk selalu membuat trading plan yang ketat dalam bertransaksi saham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *