Pembelajaran

Bandarmologi VS Teknikal

Posted

Pada kesempatan yang lalu, kita membahas mengenai salah satu metode teknikal yang umunnya digunakan oleh para trader untuk memperirakan pergerakan harga saham, yakni metode Tape Reading. Tape Reading merupakan salah satu dari banyak metode yang bisa aplikasikan pada kegiatan trading anda. Selain dari pada metode tersebut, banyak pula trader berpengalaman yang juga menggunakan metode lain, sebut saja Bandarmologi. Seringkali pada trader pemula menyalah artikan ini, sehingga munculah istilah Bandarmologi Vs Teknikal. Bandarmologi dianggap sebagai metode yang penting dalam trading saham. Pasalnya, anda dapat menganalisi kemana pergerakan Bandar selanjutnya untuk dapat memprediksi kenaikan/penurunan harga saham tertentu.

             Memang benar, seringkali trader memang mendapatkan keuntungan yang cukup besar dari metode tersebut. Sehingga, para trader pemula tentunya akan mengikuti hal yang sama. Namun yang mereka lupa adalah, mereka belum mempelajari lebih lanjut mengenai analisis teknikal itu sendiri. Padahal. Bandarmologi merupakan salah satu bagian dari Analisis Teknikal. Sehingga, membandingkan satu bagian kecil dengan sebuah bagian yang besar bukanlah hal yang adil dan masuk akan untuk dilakukan.

Pengertian Bandarmologi

             Kembali kepada pengertiannya, Bandarmologi merupakan salah satu metode teknikal saham dengan cara melihat pergerakan Bandar. Dari sini, anda dapat mengetahui dan memprediksi ke mana langkah Bandar selanjutnya. Apakah ia akan membeli saham menjual atau melakukan akumulasi/distribusi secara besar-besaran. Disinilah pentingnya Bandarmologi.

             Tidak bisa dipungkiri bahwa tiap saham pasti ada Bandarnya. Mereka bisa teridir dari satu individu atau sekumpulan individu dengan modal yang sangat besar. Sehingga, mereka dapat dengan mudah menggerakkan atau istilah lainnya “menggoreng” saham sesuka hati. Hal ini yang akan mengaburkan fungsionalitas analisis teknikal. Padahal, sebenarnya masih terdapat hubungan yang penting antara keduanya.

             Hal ini bukan berarti analisis teknikal tidak akan berguna sama sekali. Perlu diketahui bahwa meskipun Bandar ada di mana saja, namun ada pula saham yang tidak dapat dengan mudah digoreng olehnya. Contohnya adalah saham-saham yang liquid. Anda dapat menjumpai saham dengan karakteristik serupa di index LQ45. Di sana terdapat sekumpulan saham yang sangat likuid dan juga laku di pasaran. Karena laku, maka dipastikan nilai transaksinya juga besar. Sehingga, nilai uang yang masuk dan keluar pun juga besar.

Pengertian Analisis Teknikal

             Seperti yang anda ketahui, terdapat dua metode yang dapat digunakan di pasar modal. Kedua teknik tersebut adalah teknik analisis teknikal, yang biasa digunakan oleh trader, dan juga analisis fundamental yang biasa digunakan oleh investor. Analisis teknikal berhubungan dengan data historis nilai harga saham sebuah perusahaan. Maka dari itu, biasanya akan diperlukan sebuah grafis tertentu seperti candlelight, titik support & resistance, dan lain sebagainya. Mereka mempercayai bahwa fenomena peningkatan / penurunan harga akan mengalami hal yang sama di masa depan. Sehingga, untuk melihat hal tersebut, mereka perlu melihat cerminan masa lalu.

             Lain halnya dengan analisis teknikal, analisis fundamental cenderung berfokus ke masa depan. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan analisis dari segi fundamental perusahaan yang menggambarkan performa perusahaan. Biasanya, investor akan melihat beberapa rasio untuk menentukan apakah sebuah saham memang pantas untuk dikoleksi. Contoh dari rasio yang diperhatikan adalah resio DER (Debt to Equity Ratio), PBV (Price to Book Value), PER(Price to Earning Ratio), DER( Debt to Equity Ratio), dan ROE (Return of Equity). Hal ini digunakan untuk melihat bagaimana kira-kira perkembangan perusahaan di masa depan. Maka dari itu, para investor cenderung untuk menanamkan modalnya dalam waktu yang cukup lama.

Bandarmologi VS Teknikal

             Kembali lagi kepada pertanyaan Bandarmologi VS Teknikal, hal yang seharusnya dipelajari terlebih dahulu adalah teknik analisis teknikalnya. Sungguh aneh apabila anda mempelajari suatu hal yang terspesifik tanpa mengetahui terlebih dahulu scope yang lebih besar. Maka dari itu, alangkah baiknya anda mengetahui terleboh dahulu permukaannya, sebelum masuk lebih dalam lagi.

             Dengan mempelajari berbagai metode yang dijelasklan dalam analisis teknikal, termasuk dalam melihat grafis pergerakan harga. Dengan melihat bagaimana pergerakan harga secara historis melalui grafik, anda dapat mengetahui mengenai bagaimana psikologis Bandar. Apabila anda sudah mengetahui hal tersebut, maka anda akan menjadi lebih yakin akan pergerakan Bandar selanjutnya.

Pentingnya Mempelajari Analisis Teknikal Di Bandarmologi vs Teknikal

             Seperti yang disampaikan di atas, bahwa mempelajari analisis teknikal merupakan hal yang penting bagi trader. Anggap saja analisis teknikal sebagai pondasi akitiftas trading anda. Apabila anda membangunnya dengan kuat, maka dipastikan tidak akan ada halangan yang bisa menghancurkan trading plan anda. Anda tidak akan merasakan kekhawatiran yang berlebih dan dapat meminimalisir resiko.

Hal ini dapat anda dapat apabila dapat menguasai analisis teknikal, secara umum saja. Dalam mempelajari analisis teknikal lebih lanjut, anda akan dapat menjumpai beberapa metode yang dapat anda terapkan seperti membaca grafis, Tape Reading, ataupun Bandarmologi.

             Jadi, anda tidak dapat langsung mengambil jalan pintas untuk mempelajari sebuah metode. Di dunia ini tidak ada yang instan, apalagi di dunia pasar saham. Memang dibutuhkan kesabaran dalam mempelajari suatu teknik analisis, tapi di masa depan akan sangat berguna bagi anda. Dengan mempelajari teknik nya terlebih dahulu, anda akan mendapatkan pegangan untuk melanjutkan memilih metode yang paling sesuai dengan pribadi anda.

             Belajar sebuah metode tanpa mempelajari terlebih dahulu hal yang mendasari hal tersebut bagaikan berjalan tanpa kompas. Ya, anda memang bisa berjalan, anda dapat terus melakukan trading, tapi apakah anda akan mencapai tujuan anda? Apakah hal tersebut akan menuntun anda menuju keuntungan? Tentu saja tidak. Karena pada dasarnya Bandarmologi merupakan salah satu bagian dari analisis teknikal itu sendiri, maka mau tidak mau anda juga harus mempelajarinya terlebih dahulu. Nikmati saja prosesnya sembari menggali ilmu lebih dalam sehingga tidak ada rasa keterpaksaan.

Bandarmologi Vs Teknikal : Konklusi

             Nah, pada akhirnya kita tidak bisa mendapatkan siapa pemenang diantara keduanya Bandarmologi vs Teknikal, karena pada dasarnya, mereka merupakan satu bagian dari yang lain dan tidak bisa dipisahkan. Bandarmologi memang merupakan salah satu cara untuk mendeteksi gerak-gerik Bandar di pasar modal. Anda bisa mendapati informasi mengenai aksi Bandar dari sana. Namun, semua itu tidak berarti apabila anda tidak mengetahui mengenai analisis teknikal itu sendiri.

Anda akan kehilangan arah dan salah menginterpretasikan arti dari metode Bandarmologi itu sendiri. Maka dari itu, perbanyak informasi mengenai analisis teknikal ini dengan membaca bacaan yang dapat anda akses dan kemudian mulai prakter di pasar modal. Di pertengahan jalan, pelajari lebih lanjut mengenai metode Bandarmologi ini. Mulailah dengan nilai yang sedikit terlebih dahulu pada saham dengan resiko yang tidak terlalu besar. Pilihlah saham pilihan yang terdapat pada index yang baik seperti LQ45 dengan jaminan sekelompok saham yang likuid dengan nilai transaksi tidak sedikit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *