Pembelajaran

Moving Averages “Si Simpel Yang Membawa Cuan”

Posted
  1. Indikator moving averages ini bisa dibilang sebagai indikator yang komplit, karena banyak sekali kegunaannya.
    1. Sebagai penentu tren
    2. Sebagai support dan resisten
    3. Sebagai penentu kapan harus tp dan buyback

Kalau dari saya pribadi biasanya saya menggunakan 4 MA. Yaitu MA 2,5,16 dan 58. Kenapa sampai 4 indikator MA? Karena ke empat”nya punya peran masing-masing yg cukup penting

1. MA sebagai penentu tren
MA ini bisa digunakan ntuk menentukan uptrend dan downtrend.
– Jika MA 2&5 berada diatas MA 16, maka itu adalah uptrend ringan.
– Jika MA 2,5&16 berada diatas MA 58, maka itu adalah uptrend kuat.
– Untuk yg tidak disebutkan di list diatas berarti sdg dalam fase downtrend

Kren walaupun turun 2,34% tapi masih dalam kondisi uptrend kuat. Dapat dilihat dari MA2,5&16 yang berada diatas MA 58

APLN sangat jelas berada dalam kondisi downtrend

PBRX berada dalam fase uptrend lemah karena MA 2&5 yang berada diatas MA 16 namun masih dibawah MA 58

2. MA sebagai Support dan Resisten

Untuk menetukan support dan resisten bisa dilihat MA terdekatnya. Atas terdekat berarti Resisten dan bawah terdekat berarti support.

Contoh APLN support terdekat 218 dan resisten terdekat 212, berarti sedang dalam fase konsolidasi (pembentukan harga) karena support dan resisten terdekatnya berdekatan. Sedangkan BBRI support terdekat 3820, jika support itu tertembus BBRi potensi turun ke 3760.

Support terkuat Kren ada di MA 58nya yaitu 630 yang sudah di jebol. Untuk saat ini MA sudah tidak bisa lagi untuk menentukan support terbaru KREN

Support APLN juga tidak bisa dianalisis dengan MA lagi karena harganya sudah berada dibawah MA. Untuk resisten terdekatnya dapat dilihat MA 5 yaitu 212, selanjutnya MA16 yaitu 220 dan MA 58 yaitu 223

Semakin besar periode MAnya semakin kuat juga jika MA iti dijadikan support/resisten

3. MA sebagai penentu TP dan buyback

Untuk menentukan kapan harus TP dan Buyback bisa dilihat MA 2 & MA 5. Jika MA 2 memotong kebawah MA 5 (dc) berarti sinyal untuk TP karena harga berpotensi untuk turun. Sedangkan jika MA 2 memotong keatas MA 5 (gc) berarti sinyal untuk buyback, karena harga berpotensi akan kembali naik lagi.

Dapat dilihat pada saham LCKM MA 2 sudah memotong MA 5 yang berarti pertanda buyback pada perdagangan 2 hari yang lalu. Hari berikutnya harga saham tersebut naik lumayan besar

Selanjutnya kita pakai contoh WOOD. Dapat dilihat MA 2 memotong kebawah MA 5 pada perdagangan 2 hari lalu, hari berikutnya harga saham turun lebih drastis lagi. Itulah mengapa MA2 jika memotong kebawah MA5 dijadikan sebagai indikator untuk TP. Jika hal sebaliknya yg terjadi (MA 2 memotong keatas MA 5 seperti pada LCKM) merupakan tanda untuk buyback karena harga saham berpotensi untuk naik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *