Pembelajaran

Ilmu Langka Prediksi Market Lewat Intermarket Analysis

Posted

INTERMARKET ANALYSIS pertama kali dipopulerkan oleh John Murphy dalam bukunya INTERMARKET ANALYSIS diterbitkan tahun 2004.

Pasar tidak berdiri sendiri. Mereka saling berkaitan satu sama lain. Suatu hal yang terjadi pada suatu pasar dapat mempengaruhi pasar lainnya. Inilah yang disebut dengan Intermarket.

Untuk memprediksi pergerakan arah pergerakan harga IHSG ataupun komoditas tentu bukan hal yang mudah karena ada berbagai faktor yang dapat mempengaruhi pergerakan harga tersebut, cara yang paling mudah adalah dengan melihat kondisi komoditas tersebut di market lain.

Contoh paling sederhana adalah jika Indeks Amerika mengalami koreksi dalam penutupan dini hari waktu Indonesia, maka kondisi tersebut secara otomatis mempengaruhi pergerakan Indeks Indonesia terutama dalam jam-jam pertama pembukaan indeks.

 

Dapat dilihat bahwa indeks DJI terlebih dahulu membentuk buttomnya baru diikuti dengan IHSG

 

Dari sektor properti juga demikian. Dapat dilihat IDX Properti vs Dow Jones Property & Casualty Insurance Index (garis biru).

 

Intermarket analisis ini juga bisa digunakan untuk memprediksi harga saham berdasarkan harga komoditasnya. Contoh PSAB dan Gold Future Commodities (garis biru).

Dari beberapa perbandingan diatas dapat disimpulkan bahwa indeks DJI dapat dijadikan leading indikator untuk membantu menganalisis saat trading saham harian kita.

Nyatanya analisa Intermarket ini cukup powerful namun tidak banyak yang menggunakannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *